Berikut kami informasikan Surat dari Direktur Jenderal GTK nomor 14652/B.B2/PR/2015 tanggal 28 Desember 2015 tentang Penerbitan NUPTK bagi GTK pada satuan pendidikan formal dan non formal di tahun 2016 sebagai berikut :

1. Program dan kegiatan dilingkungan Direktorat Jenderal GTK pada tahun 2016 menggunakan  
    Dapodik GTK yang terintegrasi dengan Dapodik yang dikelola oleh Pusat Data dan Statistik 
    Pendidikan dan Kebudayayaan {PDSPK}, Ditjen Dikdasmen dan Ditjen PAUD dan DIKMAS

2. Penerbitan NUPTK akan menjadi tugas Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayayaan 
   {PDSPK} dengan tetap berkoordinasi kepada Tim Dapodik Unit Utama yang akan dilaksanakan
    mulai tahun 2016

3. Adapun syarat dan ketentuan penerbitan NUPTK bagi GTK adalah sebagai berikut : 
    I.    Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah jenjang TK, SD, SMP, SMA, SMK, PLB
    II.   Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada satuan pendidikan Non Formal {KB/TPA/SPS
          PKBM/TBM, Kursus dan UPTD
    III.  Guru PNS/CPNS, Pengawas PNS, dan Guru bukan PNS
    IV.  Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada satuan Pendidikan Non Formal PNS/CPNS dan   
          bukan  PNS
    V.    S1/D4 dari LPTK yang memiliki prodi terakreditasi atau dari LPTK/PTS yang terakreditasi 
          Kopertis setempat bagi GTK yang diangkat setelah Januari 2006 
    VI. GTK yang masih aktif dalam Dapodik dan PAUD Dikmas dengan ketentuan :
          A. Belum memiliki NUPTK melalui proses verval GTK oleh PDSPK
          B. Kandidat GTK penerima NUPTK melengkapi persyaratan dengan memindai {meng-
               upload} dokumen persyaratan melalui aplikasi verval GTK;
          i.   GTK PNS : SK CPNS/PNS + SK Penugasan dari Dinas Pendidikan
          ii.  GTK Non PNS
                a.   di sekolah negeri  :  SK Pengangkatan dari Bupati/Walikota/Gubernur
                b.   di sekolah swasta :  SK Pengangkatan GTY selama 2 tahun secara terus menerus dihitung
                      sampai dengan bulan Januari 2016 {SK tidak berlaku surut}   
  VII.   Guru yang aktif tidak dalam Dapodik {Guru Kemenag}
           A. Diajukan oleh operator Disdik melalui aplikasi verval GTK 
           B. Belum memiliki NUPTK melalui proses verval GTK oleh PDSPK
                 C. Kandidat GTK penerima NUPTK melengkapi persyaratan dengan memindai {meng-upload} 
              dokumen persyaratan melalui aplikasi verval GTK;
           i. GTK PNS  : SK CPNS/PNS + SK Penugasan dari Disdik
          ii. GTK Non PNS :
              a.   di sekolah negeri  :  SK Pengangkatan dari Bupati/Walikota/Gubernur
              b.   di sekolah swasta :  SK Pengangkatan GTY selama 2 tahun secara terus menerus dihitung
                sampai dengan bulan Januari 2016 {SK tidak berlaku surut}
VIII.  Diverifikasi dokumen persyaratannya oleh Disdik Kab/Kota, Ditjen GTK sesuai kebijakan 
          yang ada


4. Adapun persyaratan dan ketentuan penonaktifan NUPTK adalah sebagai berikut :
    I. Guru Kemdikbud
       A. mengajukan surat penonaktifan NUPTK ke Disdik dengan melampirkan surat pengantar dari 
            Kepala Sekolah 
       B. operator Disdik melalui aplikasi verval GTK mengajukan penonaktifan NUPTK dengan   
            memindai {meng-upload} dokumen penonaktifan dari : Guru ybs, surat pengantar KepSek,
            surat persetujuan dari Disdik 

    II. Guru Kemenag
        A. Mmengajukan surat penonaktifan NUPTK ke Disdik dengan melampirkan surat pengantar dari Kepala 
             Madrasah dan surat persetujuan dari Kanwil Kemenag
        B. operator Disdik melalui aplikasi verval GTK mengajukan penonaktifan NUPTK dengan   
            memindai {meng-upload} dokumen penonaktifan dari : Guru ybs, surat pengantar Kepala 
            Madrasah, surat persetujuan dari Kanwil Kemenag dan surat persetujuan dari Disdik


Tidak ada komentar: